Bejat! Usai Gelar Pesta Miras, 2 Remaja Cabuli Gadis

Jemberonline.com – Remaja berinisial NW dan AL, dua remaja yang diketahui identitasnya adalah warga Desa Balung Kidul tersebut diamankan jajaran Polsek Balung, Keduanya ditangkap karena melakukan tindakan asusila pencabulan terhadap korban inisial DPA warga Desa Curah Lele, Kamis malam 12/8/2021.

Berdasarkan Informasi saat awak media mengjubungi Kapolsek Balung, peristiwa pencabulan yang menimpa korban (DPA) berawal dari janjian untuk bertemu dengan pelaku (NW) yang baru dikenal korban beberapa hari lalu melalui media sosial Whatsapp. Melalui chating NW mengajak bertemu dengan korban, dan korban menyanggupi untuk bertemu, hingga akhirnya korban DPA dijemput oleh pelaku NW di depan rumahnya.

“Korban dijemput oleh NW di depan rumah, kemudian oleh pelaku korban diajak ke salah satu kandang ayam yang ada di Dusun Sumber Kadut Desa Balung Kidul. Sesampai di lokasi, ada dua teman NW yaitu WY dan AL yang sudah menunggu. Kemudian mereka berempat menggelar pesta miras di area kandang ayam,” Jelas AKP Sunarto, Jumat (13/8).gv

Usai menggelar pesta miras, korban DPA bersama WY dan AL berboncengan tiga menuju rumah WY. Sesampai di rumah WY, AL menyuruh WY untuk menjemput NW yang masih berada di kandang ayam.

Kemudian WY berangkat  menjemput NW, saat itulah pelaku AL mengajak korban untuk masuk ke dalam kamar, dan di kamar inilah AL mengambil kesempatan melampiaskan nafsunya dengan mencabuli korban. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, kemudian keduanya duduk di ruang tamu menunggu kedatangan kedua temannya.

“Saat korban dan AL di ruang tamu, WY dan NW datang, kemudian mereka kembali berpesta miras, hingga korban mabuk berat” terang Kapolsek.

Setelah pesta miras, AL menyuruh NW untuk mengantarkan pulang DPA yang mabuk berat ke rumahnya. Tetapi oleh NW tidak langsung diantar pulang, NW justru membawa korban DPA kembali ke kandang ayam dan menuju kamar mandi samping kandang ayam.

“Saat di kandang ayam, NW merayu dan membujuk korban untuk berbuat asusila, korban sempat menolak, namun karena NW berjanji mau menikahi, akhirnya korban kembali dicabuli oleh NW, barulah setelah itu korban diantar pulang,” kata Sunarto.

Sesampainya di rumah, orang tua korban sangat marah mendapati DPA pulang larut malam dalam kondisi terlihat awut-awutan. Selanjutnya DPA ditanya oleh orang tua untuk mengetahui apa yang terjadi. Setelah didesak, akhirnya DPA mengaku telah dicabuli oleh kedua pelaku.

Mendengar pengakuan korban, sontak membuat  orang tua korban marah dan tidak terima dengan kejadian yang menimpa anaknya, dan melaporkan kasus ini ke perangkat desa yaitu Kasun.

“Menerima laporan adanya tindak pencabulan dari warganya, kemudian Kasun melanjutkan laporan ke kami. Selanjutnya petugas mengamankan kedua pelaku ke Polsek Balung pada Kamis malam (12/8/2021). “Jelasnya.

Polisi juga menyita Celana Dalam (CD) warna pink, Celana pendek warna hitam, kaos dalam warna putih, dan celana abu-abu milik korban, sebagai barang bukti.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Kapolsek Balung.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terima Atas Kunjunganya