Damai Okey, Nurul : Penuhi Syarat Kami

Jemberonline.com – Proses mediasi yang dilakukan di Mapolsek Gumukmas Resort Jember pada Rabu (05/05/2021) untuk yang ketiga kalinya dari sebuah kasus pertengkaran dalam sebuah keluarga, terancam gagal.

Pasalnya, pihak terlapor belum bisa menerima syarat syarat upaya damai yang diajukan oleh pelapor. Kasus pertengkaran yang berujung dengan pemukulan itu sendiri terjadi pada 3/4/2021 lalu.

Penyebab timbulnya pertengkaran bermula dari pengambilan genset yang berada di rumah ibu pelapor. Nurul Sri Utami (38) korban, Rabu pagi itu menyuruh seorang karyawanya yang bernama Jupri (53) untuk mengambil genset di rumah ibunya.

Berawal dari permasalahan itulah yang akhirnya menyebabkan keributan antara Nurul dengan NWL, yang notabene adalah calon adik iparnya sendiri.

Setelah terjadi adu mulut yang cukup lama, dalam keadaan emosi NWL melakukan pemukulan terhadap Nurul dengan memakai sandal, dan mengenai pipi kiri dari Nurul, hingga mengakibatkan luka memar.

Merasa dirinya di aniaya, Nurul akhirnya melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya ke Mapolsek Gumukmas.

Dalam keteranganya Nurul mengatakan bahwa setelah dirinya berunding dengan ibunya, diambil keputusan bahwa dia akan mengambil jalan damai, tapi dengan beberapa syarat.

Setelah rundingan dengan ibu saya bersedia melakukan mediasi dengan mengajukan beberapa syarat. Rupanya pihak terlapor masih mikir mikir dengan syarat tersebut, apabila syarat itu tidak di penuhi saya akan melanjutkan perkara ini,” terang Nurul.

Nurul mengatakan bahwa sebenarnya secara pribadi Nurul menginginkan kasus yang menimpa dirinya akan di lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Suami dan keluarga saya tidak menerimakan kejadian ini, proses sesuai hukum yang berlaku,” kata Nurul.

Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Amin Syahrir saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon mengatakan bahwa mediasi hari ini belum final.

Kubu terlapor (NWL) mohon waktu, masih pikir pikir,” kata Amin.

Ditambahkan oleh Nurul bahwa diantara syarat yang disepakati dengan ibunya adalah bahwa pihak NWL harus keluar dari rumah ibunya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *