Diduga Depresi Sesak Nafas Menahun Seorang Kakek Nekat Gantung Diri

Jemberonline.com – Warga Dusun Krajan II, Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Jember, Minggu sore 22/08/2021, sekira pukul 14.30 wib, dikejutkan oleh teriakan seorang wanita tua, Satifah (65) yang berteriak minta tolong sambil menjerit histeris.

Teriakan Satifah yang minta tolong itu dikarenakan Satifah melihat adiknya dalam posisi tergantung di sebuah pohon belimbing yang berada di samping kiri belakang rumah adiknya.

Sumarli (59) warga RT 04, RW 08 Dusun Krajan II, Desa Padomasan, Jombang, gantung diri di sebuah pohon belimbing dengan menggunakan sebuah tali plastik (tampar, jawa red) berwarna biru.

Warga yang berdatangan pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Dusun setempat yang langsung melaporkan ke pihak Mapolsek Jombang.

Menurut Satifah, sore itu dia berniat mengunjungi rumah adiknya yang memang tidak terlalu jauh dari rumahnya. Karena dicari di dalam rumah tidak ditemukan, Satifah pun mencarinya ke belakang rumah.

“Sekitar jam dua lewat saya sengaja mencari adik di rumahnya. Ketika tidak saya temukan, saya pun keluar lewat belakang, mungkin dia lagi dibelakang. Tapi yang saya temukan sangat mengejutkan, saya melihat adik tergantung di sebuah pohon belimbing samping belakang rumah,” ujar Satifah terbata bata.

Kesaksian Satifah diperkuat oleh kesaksian Sukadi (52), Aksin (50), dan Junaedi (37) yang ketiganya adalah tetangga korban.

“Apa yang dikatakan oleh Bu Satifah adalah benar adanya, kami bertiga yang mendengar teriakan, dan yang langsung menghampiri, memang melihat bahwa korban berada dalam posisi tergantung di pohon tersebut,” ucap Sukadi yang diamini oleh kedua tetangganya.

Korban Sumarli (59) saat di bawa untuk di otopsi ke Puskesmas Jombang (22/8), Kabupaten Jember

Polisi yang datang pun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Setelah korban berhasil diturunkan, korban langsung dibawa ke Puskemas Jombang untuk dilakukan otopsi.

Kapolsek Jombang, AKP Kusmiyanto saat dikonfirmasi membenarkan tentang adanya orang gantung diri di wilayah hukumnya.

“Setelah mendapat laporan dari warga, dengan beberapa orang anggota kami menuju ke lokasi kejadian. Memang benar ada kejadian orang gantung diri di Desa Padomasan. Setelah kami bawa ke PKM setempat, korbanpun kami serahkan ke pihak keluarganya,”kata Kusmiyanto.

Dari beberapa keterangan warga yang berhasil dihimpun mengatakan, bahwa korban selama ini hidup sendiri. Diketahui korban memiliki catatan kesehatan yang kurang baik, korban selama ini diketahui menderita sesak nafas menahun.

Diduga karena depresi, korban akhirnya nekat gantung diri. Ada sebuah tangga bambu yang disandarkan di pohon belimbing tersebut, diperkirakan tangga itulah yang sempat digunakan korban untuk naik ke atas pohon.

(dop)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terima Atas Kunjunganya