Kementrian PUPR Pasang Alat Deteksi Gelombang Tsunami di Pantai Paseban

Jemberonline.com – Pemasangan alat deteksi gelombang dan tsunami oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bernama AWAC (Acoustic, Wave and Current Meter) di Pantai Paseban, Jember, dilakukan pada Rabu 22/09/2021.

Tujuan pemasangan alat deteksi tsunami ini untuk mengetahui tinggi gelombang termasuk arus bawah laut di pesisir selatan Kabupaten Jember.

Alat deteksi tsunami ini memerlukan waktu selama lima hari ke depan untuk pemasangan, di kedalaman 10 meter dari bibir Pantai Paseban, Jember. Nantinya lokasi Pantai Paseban juga bakal menjadi penelitian kajian tinggi gelombang laut.

Selanjutnya, dari alat AWAC ini bakal mengirimkan dan diverifikasi untuk diolah tinggi gelombang. Nantinya kajian demi kajian gelombang arus dan dampak tinggi, hingga gelombang air laut dibuat acuan seberapa berbahaya arus yang berdampak jika hal tersebut tidak di terdeteksi dini dengan alat akan menyebabkan dampak yang kurang baik juga.

Baca juga:  Tegalwangi Kampung Gurami, Bupati Jember Anjurkan Kegiatan Paket Wisata

“Hari ini kita akan melakukan survei terkait oceanografi di wilayah pantai Paseban, untuk mengukur gelombang pasang surut air laut dan mengukur kedalaman perairan di Pantai Paseban,” kata Bayu kepala Balai Pantai Kementerian PUPR.

Pihaknya juga menjelaskan jika survei ini selama lima hari dilakukan untuk penanggulangan permasalahan banjir. Jadi ada setidaknya dua alat yang diturunkan ke laut. Alat ini mengukur tinggi gelombang, dan pasang surut air laut.

Sedangkan satu lagi alat yang menempel di perahu digunakan untuk mengukur kedalaman laut di wilayah Pantai Paseban Jember.

“Kita juga melakukan Batimetri yakni akan menghasilkan sebuah peta peta batimetri yang digunakan untuk mengukur karakteristik dasar perairan laut,” tandasnya. (dop)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terima Atas Kunjunganya