Mantan Camat Kencong Diperas Melalui Video Call Mesum, Modus Pelaku Hendak Beli Lukisan

Jemberonline.com – Seorang mantan Camat Kencong yang aktif di dunia Purwarupa, Susmiadi ST yang berdomisili di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, akhirnya melaporkan kejadian yang ia alami Ke Mapolres Jember. Susmiadi melaporkan bahwa pada Selasa 17/08/2021 malam, sekira pukul 23.30 Wib, dia di inbox melalu Sosial Media Facebook oleh atas nama akun Rivani Septiyani. link tautan akun facebook Rivani Septiyani

Tidak ada kecurigaan yang mendasar, karena di awal yang bersangkutan menanyakan masalah harga lukisan, jenis serta bentuk, namun tidak lama berselang, yang bersangkutan meminta nomer WhatsApp sang mantan Camat Kencong tersebut.

Tidak begitu lama, masuk wa bernomer 081256604840 yang langsung melakukan Video Call. Alangkah kagetnya Susmiadi, ketika tiba tiba yang bersangkutan sudah melepas baju atasan. Melihat gelagat yang kurang baik, Susmiadi yang juga seorang pelukis tersebut mematikan sambungan telephone Vcal tersebut dan memblokir nomer yang bersangkutan.

Merasa tidak ditanggapi dan tidak di gubris, jaringan yang diduga pelaku pemerasan video call mesum melalui sosmed akhirnya mengancam dan hendak menyebarkan bukti Video call mesum yang memang sengaja pelaku buat dan rekam layar saat menjalankan aksinya.

Karena diiperlakukan seperti itu dan tidak ditanggapi, pelaku berusaha menghubungi dengan nomer lain yang juga terus diblokir oleh yang bersangkut. Namun sebelum di blokir pelaku pemerasan mengancam akan menyebar Vidio Percakapan melalui sosial media dan teman teman pelukis lain.

Ancaman tersebut ternyata benar, hingga pada Rabu 18/08/2021 teman komunitas pelukis asal Tangerang Banten, yang mendapat kiriman foto yang di screen oleh pelaku, mengirimkan unggahan foto tersebut ke komunitas yang ada di Jember.

Komunitas Purwarupa yang ada di Jember pun ternyata juga sudah mendapatkan screen foto sengaja pelaku kirim lewat WhatsApp, dengan tujuan melakukan pemerasan. Menurut Sony Drawing, salah satu pengurus Komunitas Purwarupa Jember (KPJ) yang sempat memancing pembicaraan dengan pelaku, mengatakan bahwa pelaku sempat meminta uang senilai dua juta kepada dirinya dengan tujuan agar permasalahan tersebut tidak disebarluaskan.

“Dari nomer yang dikirim oleh Pak Sus, saya sempat komunikasi dan pelaku sempat meminta uang damai dua juta rupiah. Namun ketika hal tersebut saya setujui, nomer tersebut tidak bisa saya hubungi lagi, mungkin pelaku menyadari kalau dia saya pancing,” kata Sony ketika dihubungi lewat telepon pada Kamis 19/08/2021.

Ketika upaya pelaku pemerasan tidak membuahkan hasil, pelaku akhirnya mengambil jalan pintas dengan menyebarkan hal tersebut ke sosial media lewat akun bernama Olivia ke beberapa Grup FB di Jember dengan bertuliskan.

Just Info…# VIRAL VIDEO CABUL seorang CAMAT sekalian KETUA dari KOMUNITAS PERUPA JEMBER …….apa memang seperti ini budaya komunitas PERUPA JEMBER.

“Atas kasus ini saya sudah laporkan ke Polres Jember, dan memang saya awal sudah curiga kok ada orang tiba tiba tanya lukisan langsung Vcal buka baju dan bilang “Yang Penting Tarifnya,”, saya langsung bilang tarif apa dan langsung saya blokir, namun dia sempat mengancam saya bahwa bukti percakapan Vcal ini akan disebar,” Kata Susmiadi ST mantan Camat Kencong (sudah pensiun) Kamis 19/8/2021 dirumahnya.

Susmiadi ST yang juga berprofesi seorang pelukis terkenal dan sudah mempunya nama di jagat seni lukis tersebut sempat kaget juga banyak yang menghubungi dia, namun sudah ia klarifikasi dan teman teman sudah paham jika yang bersangkutan akan jadi korban pemerasan.

“Alhamdulillah, teman teman saya paham setelah saya kasih penjelasan, dan saya sampai saat ini sudah berkoordinasi dengan Polres Jember untuk tindak lanjut masalah ini”, pungkasnya.

Susmiadi berharap, semoga hal ini tidak menimpa orang lain, jika ada modus operandi hendaknya diabaikan dan tidak digubris saja. (dop/ruk)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terima Atas Kunjunganya