Ramadhan Versi Komunitas Arek Kencong

Jemberonline.com – Sekelompok pemuda di Kecamatan Kencong, Jember, yang tergabung dalam Komunitas Arek Kencong atau yang lebih dikenal dengan sebutan KAK membuat heboh. Pasalnya sekelompok pemuda tersebut telah membuka toko baju keliling yang digratiskan. Hal itulah yang membuat banyak warga berebut baju gratis.

Kecamatan Kencong yang letaknya berada agak jauh dari pusat kota Jember, sekitar 55 kilometer arah barat selatan. Meski terhitung sebagai kota kecil tapi di sana ada sekelompok pemuda yang peduli dengan sekitar. Biasanya, sekumpulan pemuda itu identik dengan ugal-ugalan dan tawuran, tapi KAK ini berbeda, mereka mengadakan kegiatan positif.

Pada bulan Ramadhan tahun ini mereka mengadakan kegiatan “Ramadhan Hepii”. Tujuannya adalah untuk mengajak semua kalangan untuk berbagi kebahagiaan terhadap sesama. Menyebarkan kebahagiaan bulan Ramadhan dengan mengadakan kegiatan Pasar Hepii.

Beragam kegiatan positif, salah satunya membuka toko baju keliling gratis. Berbagi sembako dan berbagi makan sahur, santunan anak yatim dan beberapa kegiatan positif lainnya.

Berawal dari melihat lingkungan sekitar, dimana banyak warga yang kekurangan dan tidak bisa beli baju baru terutama untuk anak anak mereka, dikarenakan efek pandemi, hal inilah yang menggerakkan Anton (34) dan teman-temanya untuk mengumpulkan baju bekas.

“Ramadhan 1442 H merupakan tahun kedua KAK membuat toko baju keliling gratis, berawal dari pandemi Corona tahun 2020 lalu dan masih belum selesai sampai sekarang,” ungkap Anton yang menjabat sebagai Ketua dari KAK yang sudah berdiri dan mempunyai akta notaris sejak tahun 2016.

Dalam keteranganya Anton mengatakan jika awalnya KAK hanya mengumpulkan baju bekas layak pakai, tapi ternyata antusias warga yang punya kemapuan materi yang lebih baik diluar dugaan, banyak yang membantu dengan membelikan baju baru.

Anton menjelaskan bahwa konsep toko baju keliling itu dilakukan kelompoknya adalah dengan cara mendatangi langsung kepada yang membutuhkan. Dengan mendatangi kampung-kampung yang menjadi target pembagian.

“Fokus kegiatan KAK di wilayah kecamatan kencong saja yang saat ini ada 5 Desa.” kata Anton. Masih kata Anton, dalam KAK ada yang namanya tim Mbois, jumlahnya ada 21 orang.
“Tim Mbois ada 21 orang, inilah tim inti dari KAK yang menjadi otak dari kegiatan KAK,” jelas Anton.
KAK selama ramadhan, telah membagikan ratusan baju gratis, puluhan paket sembako dan juga mengadakan Saur on the road.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page