Wanita Berkeliaran Tanpa Busana, Akhirnya Diamankan

Jemberonline.com – Keresahan warga Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Jember tentang adanya seorang perempuan yang berkeliaran disepanjang Raya Menampu, tanpa mengenakan busana, mereda sudah. Pasalnya, pihak Aparatur Desa setempat telah mengambil tindakan pengamanan wanita yang sedang dalam gangguan kejiwaannya (ODGJ) tersebut.

Sebut saja Mawar (35) warga Dusun Krajan RT 01/ RW 08 Desa Menampu, Gumukmas sekarang sudah diamankan di Kantor Desa Menampu. Tindakan tersebut diambil oleh pihak desa dikarenakan banyaknya laporan yang masuk dari warga yang merasa risih dikarenakan Mawar selalu berkeliaran disepanjang jalan dengan tanpa mengenakan baju.
DomaiNesia
“Kami tahu bahwa orang ini sedang dalam gangguan kejiwaannya. Tapi pemandangan tak lazim ini kan bisa merusak moral anak anak. Makanya hal tersebut kami laporkan ke Aparat Desa, biar ada tindakan pencegahan,” ujar Novan, salah satu warga setempat.

Baca juga:  Warga Kencong Tewas Nyemplung Sumur

Menurut Babinkamtibmas Desa Menampu, Bripka Febiwasthu, pihaknya dengan didampingi oleh pihak desa telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga Mawar dengan maksud hendak menyerahkan Mawar kedalam pengawasan keluarga.
DomaiNesia
“Bersama dengan Babinsa dan Aparat desa, kami sudah melakukan koordinasi, dengan maksud agar pihak keluarga melakukan pengawasan yang ketat terhadap Mawar. Namun pihak keluarga masih minta waktu untuk menyiapkan tempat khusus bagi Mawar, dengan begitu Mawar kami amankan dulu di kantor desa,” ujar Febi.

Kepala Desa Menampu, Aan Rofi’i saat dikonfirmasi pada Jumat 17/09/2021 di kantor desa, membenarkan tentang adanya kejadian tersebut.
DomaiNesia
“Dengan banyaknya laporan warga tentang adanya wanita tanpa busana yang berkeliaran di jalanan, dan memang ODGJ, akhirnya setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, kami sepakat mengamankan wanita tersebut,” kata Aan.

Baca juga:  Operasi Cipta Kondisi Muspika Gumukmas Berhasil Jaring Beberapa Pasangan Tamu Hotel

“Kami telah mendatangi keluarga wanita itu dan koordinasi. Alhamdulillah pihak keluarga akhirnya mau mengerti dan sedang menyiapkan sebuah ruangan khusus untuk merawat Mawar,” pungkas Kepala Desa. (dop)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terima Atas Kunjunganya