Warga Kencong Tewas Nyemplung Sumur

Jemberonline.com – Seorang pria yang ditengarai dalam gangguan jiwa (ODGJ) di dapati tewas di dalam sumur pada Senin 26 April 2021 sekitar Pukul 09.30 wib di Dusun Krajan RT 03 RW 08 Desa Kencong Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Menurut saksi Surip (40) warga dengan alamat yang sama, Senin pagi itu sekira pukul 08.45 wib, saat Surip sedang tiduran dikarenakan sedang sakit, dia mendengar seperti ada sesuatu barang yang terjatuh kedalam sumur yang tepat berada dibelakang rumahnya.

“Saya setengah tertidur waktu itu. Tiba tiba saya mendengar seperti ada barang yang terjatuh ke dalam sumur, sangat kencang,” ungkap Surip.

Dikarenakan merasa curiga, dengan tertatih Surip berusaha melihat kebelakang rumahnya. Saat itu dia melihat kedalam sumur dan terlihat ada topi yang mengambang yang dikenalinya sebagai milik korban, tali karet timba yang putus berikut timbanya, serta diluar sumur didapati sandal yang hanya sebelah.

Baca juga:  Wanita Berkeliaran Tanpa Busana, Akhirnya Diamankan

“Kemudian saya berteriak minta tolong ke tetangga sebelah untuk melihat bersama sama apa yang terjadi di dalam sumur. Dengan menggunakan bambu panjang, akhirnya kami melihat korban di dalam sumur dengan kondisi sudah tidak bernyawa,” tutur Surip panjang lebar. Selanjutnya, warga pun melaporkan kejadian tersebut ke Hayyi Komarudin selaku Kepala Dusun yang langsung melanjutkan laporan ke Mapolsek Kencong.

Korban adalah Samsul Arifin (46) warga Dusun Krajan RT 03 RW 08 Desa/Kecamatan Kencong, dalam keseharianya korban adalah pengamen jalanan, namun korban juga dikenal sedang dalam gangguan kejiwaan.

“Sudah dalam tiga hari ini, korban selalu mengatakan ke tetangga tetangganya, bahwa dia akan bunuh diri,” ucap Siti Sundari (45) keluarga korban.

Baca juga:  E-Monitoring Sistem Untuk Pekerja Migran Indonesia Asal Jember

Kanit Reskrim Polsek Kencong Aiptu Iwan Iswahyudi saat dikonfirmasi membenarkan tentang adanya kasus bunuh diri tersebut.
“Betul ada kejadian bunuh diri. Korban adalah seorang laki laki yang kadang kadang terganggu kejiwaannya.
Jasad korban sudah kami serahkan ke keluarganya setelah kami memastikan tidak adanya unsur kekerasan dalam kasus ini,” kata Iwan

Dalam keterangan selanjutnya Iwan mengatakan bahwa kedalaman sumur tempat korban bunuh diri berkedalaman 4 meter dari permukaan tanah dengan permukaan air hingga dasar kedalaman 4,5 meter, sedang lebar sumur 170 cm.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terima Atas Kunjunganya