Warga Kepanjen Bersurat ke Dinas, Terkait Tutup Tambak Sempadan Pantai

Jemberonline.com – Warga Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas Jember masih akan berjuang terus pasca pemasangan tiga banner berukuran 1×5 meter yang bertuliskan Tutup Tambak Sempadan Pantai yang terpasang di lokasi tambak dan Kantor Desa yang dilakukan puluhan warga pada Rabu pagi 11/08/2021.

Aksi penyampaian aspirasi tersebut akan terus dilakukan hingga tuntutan dan kejelasan tambak bodong yang berjumlah puluhan, yang berada di sisi jalan lintas selatan (JLS) benar benar ditertibkan masalah perizinan lahan, juga ijin dari dinas perikanan kelautan maupun masalah pencaplokan tanah sempadan pantai yang saat ini masih dilakukan oleh tambak tambak yang ada.

Ketua kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen Sukat dan Sekretarisnya Setyo Ramires yang aktif dalam Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) mengatakan akan terus melawan tambak tambak yang berdalih tambak rakyat yang ternyata itu hanya akal akalan yang dilakukan pengusaha luar daerah untuk murni berbisnis tanpa memperdulikan kerusakan lingkungan karena tidak ada yang memiliki IPAL (Instansi Pengolahan Air Limbah) padahal seperti diketahui bersama, pencemaran lingkungan akibat tambak udang Vaname, sangat berdampak kepada nelayan lokal.

Terkait permasalahan tersebut, Penasehat Hukum Kelompok Perjuangan Masyarakat Kepanjen Muhamad Zaenudin SH, pada Kamis,(12/8/2021) akan menempuh beberapa jalur dengan car bersurat kepada beberapa instasi terkait.

“Langkah kami akan bersurat, selain kita lakukan gerakan spontanitas juga kami lakukan yaitu tembusan langsung kepada beberapa instansi :
1. Kementrian kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
2. Dirjen Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI
3. Kementrian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional
4. Gubernur Jawa Timur
5. DPRD Provinsi Jawa Timur
6. Kabid Gakum Dinas lingkungan hidup Provinsi Jawa Timur
7. Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa timur
8. Dinas Agraria dan Tata Ruang / BPN Provinsi Jawa Timur
9.Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu satu pintu Provinsi Jawa Timur
10.Bupati Jember
11. DPRD Kab. Jember
12. Kapolres Jember
13. Kasatpol PP Jember.

“Kami berharap kepada instansi baik pemerintah pusat melalui Kementrian terkait, Gubernur Jawa Timur berserta jajaran Dinas Terkait, Bupati Jember beserta Kapolres dan Kasat Reskrim Jember bisa segera melakukan tindakan penegakan hukum dan menutup semua tambak di sepanjang Sempadan Pantai Desa Kepanjen Kec. Gumukmas Kabupaten Jember,” kata Zaenudin SH.

“Jika memang tetap tidak digubris karena dampak nantinya kita yang merasakan maka dari itu kami akan tetap berjuang dijalur yang benar,” pungkas Zaenudin.




Terima Atas Kunjunganya