Warga Wringinagung Urug Jalan Berlobang di Jalan Raya Kencong – Tanggul

Jemberonline.com – Prihatin dengan kondisi jalan yang penuh lobang, membuat sebuah kelompok masyarakat yang menamakan dirinya Peduli Masyarakat Wringinagung, melakukan aksi pengurukan jalan berlobang di Jalan Raya Kencong – Tanggul yang melintas di Desa Wringinagung. Sedikitnya ada 20 pemuda yang bergerak melakukan pengurukan dengan membawa dua truk berisi pasir dan kerikil.

Pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Kencong – Tanggul Jember, perlu lebih hati-hati dan waspada, jalan yang menghubungkan Kecamatan Kencong dengan Kecamatan Tanggul ini rusak parah. Kondisi tersebut semakin parah ketika musim hujan mulai turun.

Untuk menanggulangi kerusakan, Masyarakat Peduli Wringinagung yang sudah berdiri sekitar tiga tahun lalu tersebut, menutupi sejumlah lubang jalan, yang ditutup dengan pasir dan batu. Dikarenakan sejak hujan semakin sering turun, jalanan yang berlobang tidak terlihat dikarenakan tertutup oleh genangan air.

Baca juga:  Perjuangan Masyarakat Kepanjen Menuntut Tutup Tambak Sempadan Pantai

“Banyak pengendara sepeda motor yang terpeleset dan jatuh,” kata Nuryasin (41) warga setempat.

Kerusakan hampir merata disepanjang jalan yang melintas di wilayah Desa Wringinagung. Terlihat beberapa kubangan yang cukup dalam dan lebarnya hampir seluruh badan jalan. Tak heran jika sepanjang jalan yang rusak itu dikenal dengan sebutan jeglongan sewu atau seribu lubang. Sejumlah pengguna jalan, baik dari arah utara maupun selatan memilih lewat di bagian pinggir. Tak hanya kendaraan roda dua, kendaraan roda empat juga banyak yang memilih lewat pinggiran jalan.

“Yang mereka lakukan semata-mata panggilan kemanusiaan untuk mengurangi kemungkinan kecelakaan. Tapi kan bahannya tidak standar. Kalau hanya pasir dan batu ketika kena hujan kan ambyar,” pungkas Nuryasin. (dop).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terima Atas Kunjunganya